koleksi foto2 ku

Wednesday, February 21, 2007

Kumelayani dengan sungguh (Kisah Para Rasul 6 :1)

Ketika membaca judul tulisan ini, apa yang terlintas dibenak rekan-rekan koliper semua ? tetapi apapun yang ada di benak rekan-rekan semua, ketika berbicara tentang melayani dengan sunnguh merupakan suatu sikap hati yang tertuju kepada Allah sebagai respon bahwa kita telah ditebus oleh-Nya dan selayaknya kembali melayani yang lain agar mereka juga mengenal Kristus melalui pelayanan Koliper

Mari belajar dari cara hidup jemaat mula-mula, ketika jumlah murid makin bertambah (6 :1), timbullah sungut-sungut diantara orang-orang Yahudi berbahasa Yunani terhadap orang-orang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari. Memang ayat ini tidak berbicara secara eksplisit tentang pelayanan sebagai Koliper tetapi pasal ini juga membagikan tentang tugas dan peran yang sama dengan Koliper seperti pelayanan meja (ayat 2)

Pelayanan sehari-hari disini adalah pelayanan yang berkaitan dengan pelayanan konsumsi (makanan dan minuman) dan jika dikaitkan dengan pelayanan koliper pelayanan meja dan pelayanan sehari-hari juga merupakan bagian yang dikerjakannya. Lukas sebagai penulis kitab ini mengetahui secara persis apa yang menjadi permasalah di dalam jemaat mula-mula tersebut, sehingga ketika permasalahan tersebut timbul, sebagai pelayan yang dipercayakan Allah untuk mengelola jemaat-Nya, ada hikmat yang diberikan oleh Allah kepada para Rasul untuk menyelesaikan masalah tersebut, yakni dengan cara membuat rapat koordinasi seperti yang ada di KMK dan Pomkris dan Agendanya adalah :” apa solusi atas melalaikan firman Allah untuk melayani Meja ?” dan di dalam koordinasi tersebut dihasilkan beberapa kesepakatan yakni :

  1. Rasul-rasul harus tetap memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman
  2. dipilih tujuh orang dari antara murid-murid yang terkenal baik dan yang penuh Roh dan hikmat supaya mengangkat mereka untuk tugas itu. Yakni Stefanus, Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas, dan Parmenas

Di dalam kesepakatan tersebut jelas disebutkan bahwa harus ada orang-orang yang memusatkan pikiran dalam pelayanan doa dan pelayanan Firman seperti Kopedo, Acara, Kombin/Komcil, tetapi harus ada juga yang mengambil bagian dalam pelayanan penyediaan perlengkapan dan kebutuhan sehari-hari seperti Klip dan Koliper. Selanjutnya ayat ini juga tegas menuliskan syarat dari seorang Koliper tersebut yakni :

  • Terkenal baik dan penuh Roh (dipenuhi Roh Kudus) dan hikmat. Jelas hal ini menegaskan bahwa kaliper adalah orang-orang yang harus memiliki kesaksian hidup yang baik diantara sesama (sebagai seorang Profil yang harus ditiru) dan penuh Roh artinya hubungan persekutuan dengan Allah (HPDT) juga baik. Serta seorang koliper harus memiliki hikmat ketika menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pelayanan Koliper.

Selain hal diatas Stefanus sebagai koliper juga terkenal sebagai orang yang penuh iman artinya memiliki iman percaya yang teguh kepad Allah. Dan hal ini bisa dilihat ketika Ia dituduh sebagai orang yang menghina tempat kudus dan hukum taurat dan bagaimana akhirnya ia dibunuh (pasal 7) serta sebagai koliper Stefanus juga penuh dengan karunia dan kuasa mengadakan mujijat dan tanda-tanda diantara orang banyak (ayat 8), juga Filipus sebagain koliper terkenal bisa mengadakan banyak mujijat dan memberitakan injil kepada sida-sida dari tanah Ethopia (pasal 8)

Ketika menuliskan syarat-syarat seorang koliper di atas saya tidak mengharuskan teman-teman semua harus sama seperti Stefanus dan Filipus yang memiliki karunia seperti membuat mujijat dan tanda-tanda, tetapi syarat utama seperti yang diharapkan oleh para rasul haruslah dimiliki setiap koliper.

Selanjutnya mari kita melihat bagaimana para koliper tersebut melayani. Di ayatnya yang ke 7 disebutkan bahwa Firman Allah makin tersebar dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya. Woow jika kita bayangkan barangkali kita bisa menghayati bagaimana kesungguhan para koliper pada saat itu melayani Tuhan, sehingga Firman Tuhan makin menyebar.

Apa aplikasi yang kita bisa ambil untuk pelayanan koliper?
ada beberapa kesimpulan yang bisa kita ambil diantaranya adalah :

  1. Pemilihan kita sebagai koliper bukanlah suatu kebetulan atau hanya mengisi kekosongan di komisi Koliper/Klip tetapi lebih jauh saudara dipilih dari sebagian besar AKK, didoakan dan dipersiapkan karena memiliki Kriteria seperti yang di atas. serta sebagai koliper diharapkan melayani dengan sungguh-sungguh dan tidak setengah hati hingga melalui pelayanan koliper semakin banyak orang yang mengenal Kristus
  2. Tugas koliper bukan hanya sekedar menyediakan konsumsi, mendata perlengkapan, menyusun buku diperpustakaan dan lain sebagainya. Tetapi koliper/klip hadir dalam rangka mewujudkan Visi mengahasilkan alumni yang takut akan Tuhan
  3. Tugas Koliper harus jelas,; harus ada pendelegasian kerja yang baik diantara anggota tim dan tidak ada egoisme (KMK-Isme)
  4. Koliper harus memiliki komitmen yang kuat dan kesungguhan hati mengerjakan tugasnya. Seperti ke tujuh orang yang dipilih tersebut pasti ada perbedaan karakter satu dengan yang lainnya tetapi mereka bersatu hati.

No comments: